Rahasia Membentuk Otot ala Spider-Man


http://allaboutmens.wordpress.comKita intip rahasia pemeran Peter Parker dalam membentuk otot-ototnya yang membuat kaum hawa kian kepincut. Awal mula kehadiran sosok pria 28 tahun itu diketahui berbadan kurus dan tinggi. Dalam film Spider-Man ini, ia dituntut untuk membentuk otot demi penampilan fisiknya sebagai superhero. Namun, ia diperintahkan sang sutradara untuk tidak terlalu besar dalam membentuk otot seperti tipe binaragawan.

Tidak seperti pemeran Spider-Man sebelumnya, Tobey Maguire, yang justru memiliki tubuh sedikit gemuk. Dengan training pembentukan otot, Maguire pun berhasil membentuk tubuhnya hingga fit sebagai Spider-Man untuk tiga sekuel.

Namun untuk Garfield, ia perlu sedikit menaikan berat badan dan melakukan berbagai training mulai dari pembentukan otot, power yoga, dan pilates. Menurut trainer pribadinya, Garfield secara rutin melakukan pilates dan plyometrics untuk melatih kekuatan dan kecepatan.

Manfaat besar dari plyometrics dengan intensitas tinggi membantu meningkatkan massa otot dan kekuatan. Latihan plyometrics ini berupa hop, box jumps, dan latihan berlari yang digabungkan. Jenis latihan ini juga membantu untuk mengurangi risiko cedera.

Dalam plyometric, satu latihan ke latihan berikutnya dilakukan tanpa jeda istirahat (atau maksimal 30 detik) kemudian setelah satu rangkaian latihan selesai baru istirahat selama 3-5 menit lalu ulangi rangkaian latihan ini dari awal. Contoh latihanplyometric ini antara lain:

  • Jumping Jack selama 2 menit
  • High Knees Jogging selama 1 menit
  • Squat Jump sebanyak 10 lompatan
  • Burpees sebanyak 10 kali
  • Lateral Jump sebanyak 10 lompatan
  • Single Leg Hop sebanyak 10 kali untuk masing-masing kaki

Sementara itu, pilates digunakan untuk memperkuat otot inti sambil membantu memberikan keselarasan tulang belakang dan membentuk otot ramping nan panjang. Massa otot terlalu besar akan menghambat penampilan Garfield, sebagai karakter superhero yang paling fleksibel dan mobile di antara superhero lainnya.Jenis latihan rutin ini membantu untuk membangun keseimbangan dan menjadi metodologi latihan stand-alone. Seperti kasus Garfield, plyometics dikuatkan kembali oleh pilates.

Sedangkan untuk diet aktor bernama lengkap Andrew Russell Garfield ini difokuskan pada mengonsumsi sumber protein tanpa lemak, seperti dada ayam, dan sejumlah sayuran sebagai sumber mikronutrien, sehingga tak heran jika tubuh Garfield tampak lebih “lean” dalam balutan kostum Spider-man. Contoh menu diet yang berisi sumber protein tanpa lemak dan kaya mikronutrien antara lain sebagai berikut:

  • Sarapan: oatmeal, telur, dan susu rendah lemak
  • Snack pagi: plain yogurtdengan potongan buah segar
  • Makan siang: nasi merah, ikan, dan brokoli
  • Snack sore: 1 buah apel
  • Makan malam: kentang panggang, dada ayam, bayam

Nah, sudah siap membentuk otot seperti sang Spider-man? Selamat mencoba!

@http://duniafitnes.com/

One comment on “Rahasia Membentuk Otot ala Spider-Man

  1. Waah ternyata si Spiderman itu awalnya kurus ya?? :D
    Setelah latihan teratur bisa membentuk badan yg keren. Latihan yang dilakukan juga cukup banyak dan kompleks ternyata. Memang tidak mudah kalau mau membentuk tubuh, dibutuhkan disiplin yang tinggi dan kesabaran tentunya. Selain latihan secara teratur, untuk pembentukan tubuh tentu memerlukan asupan suplemen, bisa dari Amino (protein dalam bentuk tablet) maupun Whey Protein (protein dalam bentuk bubuk). Dengan mengkonsumsi salaha satu suplemen tersebut sebagai dasarnya, tentu pembentukan tubuh akan semakin maksimal :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s