Kakek berusia 95 tahun sumbangkan kemaluannya ke Museum


Seorang kakek berusia 95 tahun sumbangkan kemaluannya ke Museum Phallogis di Husavik, Islandia. Kemaluan milik kakek itu adalah yang pertama kali dipamerkan di museum tersebut.

Organ vital milik Pall Arason ini dipamerkan bersama dengan kemaluan dari binatang-binatang seperti ikan paus, anjing laut serta beruang.
Arason yang bekerja di bidang pariwisata, berjanji akan menyumbangkan kemaluannya kepada pemilik musium Sigurdir Hjartarson. 15 tahun lalu, Arason berjanji kepada Hjartarson untuk menyumbangkan kemaluannya agar dapat dipamerkan di museum unik ini.
Banyak pria menjanjikan kemaluannya untuk menjadi penghuni tetap museum itu. Namun kemaluan milik Arason yang berhasil menghiasi ruang pamer museum tersebut untuk pertama kalinya.
“Saya sudah menunggu orang ini selama 15 tahun,” celoteh Hjartarson seperti dikutip The Sun, Kamis.
Museum milik Hjartarson ini memang menarik perhatian banyak pihak. Ribuan orang dikabarkan memadati museum ini tiap tahun, hanya untuk melihat koleksi uniknya.
Sumber :

2 thoughts on “Kakek berusia 95 tahun sumbangkan kemaluannya ke Museum

    1. Maksudnya bener menyumbangkan kelaminnya, seperti ada kan orang yg mau menyumbangkan badannya untuk digunakan bahan eksperimen atau organ tubuhnya di berikan kpd org yg membutuhkan setelah dia meninggal? seperti itulah, iya benar di potong alat kelaminnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s