Kampanye Sunat di Zimbabwe


Para pejabat memang harus bisa menjadi teladan bagi rakyatnya. Agar rakyatnya mau disunat sehingga risiko penularan HIV/AIDS berkurang, para menteri dan anggota parlemen di Zimbabwe khususnya yang laki-laki siap disunat terlebih dahulu.

Di negara yang terletak di bagian selatan Benua Afrika ini, tradisi sunat memang tidak dikenal oleh nenek moyang pada zaman dahulu. Di sisi lain, seperti halnya negara-negara di Afrika bagian selatan yang lain Zimbabwe juga menghadapi tingginya tingkat penularan HIV (Human Imunodeficiency Virus).

Berbagai penelitian menunjukan, sunat pada laki-laki cukup efektif menurunkan risiko penularan HIV. Memang tidak benar-benar mencegah, namun operasi kecil untuk membuka kulit penutup kepala penis ini bisa menekan tingkat penularan HIV hingga 60 persen.

Kampanye sunat di Zimbabwe sebenarnya sudah digalakkan sejak 2009, dengan target 1,2 juta laki-laki dari berbagai usia. Kampanye besar-besaran ini merupakan tindak lanjut atas keberhasilan dalam mengurangi tingkat penularan HIV dari 29 persen pada 1997 menjadi 16 persen pada 2007.

Setelah sukses ‘memprovokasi’ rakyat biasa, kini pemerintah juga menyasar para pejabat terutama menteri dan anggota parlemen laki-laki. Diharapkan jika para pejabat bersedia disunat, warga yang bersedia disunat dengan sukarela juga akan semakin banyak.

“Riset menunjukkan laki-laki yang disunat, 6 kali lebih aman dari HIV. Kami sebagai pejabat harus bisa memberi contoh agar masyarakat juga sadar pentingnya sunat,” ungkap deputi perdana menteri Zimbabwe, Thokozani Khupe seperti dikutip dari Newszimbabwe.

Sumber :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s