Gangguan Ereksi Penis Selama Berjam-Jam


Priapismus atau priapism adalah salah satu jenis gangguan seksual pada pria dimana penis mengalami ereksi yang keras dan terjadi terus menerus selama 6 jam meski tanpa rangsangan seksual. Priapismus menimbulkan rasa sakit yang sangat dan berpotensi merusak jaringan penis secara permanen.

Meskipun penis bisa ereksi dengan keras, priapismus bukanlah kondisi yang bisa dibanggakan. Prispismus adalah gangguan ereksi yang merupakan kebalikan dari disfungsi ereksi (dimana penis tidak bisa ereksi dengan keras saat akan berhubungan seks).

Hubungan antara priapismus dengan disfungsi ereksi sangat erat, karena berdasarkan penelitian para pria penderita priapismus umumnya adalah penderita disfungsi ereksi atau impotensi yang menerima suntikan pada penis untuk menyembuhkan impotensinya.

Suntikan papaverin dan prostaglandin langsung pada penis menyebabkan pembuluh darah melebar dan penis dapat ereksi dengan keras. Bahkan ketika ejakulasi sudah terjadi, ereksi tetap dapat bertahan sampai 3 jam. Dampak buruknya adalah ereksi karena suntikan yang berlangsung lebih dari 4 jam dapat merusak penis secara permanen.

Priapismus terjadi jika darah dalam penis terjebak dan tidak bisa mengalir dengan lancar. Padahal darah dalam penis seharusnya mengalami pergantian setiap 3 menit sekali. Kondisi priapismus bisa terjadi pada semua usia bahkan termasuk pada bayi yang baru lahir. Priapismus jika tidak diobati dengan cepat dapat menyebabkan kerusakan permanen pada penis.

@http://www.seksualitas.net/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s