Dilarang Jualan Celana Dalam Bekas di Zimbabwe


Beberapa jenis infeksi menular seksual (IMS) bisa juga menular lewat pakaian dalam. Risiko ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah Zimbabwe, sampai-sampai dibuat larangan keras bagi yang terlibat jual beli celana dalam bekas.

Larangan tersebut dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Zimbabwe, Tendai Biti baru-baru ini dan berlaku efektif sejak 30 Desember 2011. Meski dikeluarkan oleh Menteri Keuangan dan banyak berdampak pada bisnis pasar loak, pertimbangan utamanya adalah faktor kesehatan.

Pakaian dalam bekas pakai dituding sebagai salah satu media penularan jamur kulit maupun Infeksi Menular Seksual (IMS) seperti herpes kelamin dan Human Papilloma Virus (HPV). Risikonya memang lebih kecil dibanding kontak langsung, namun tetap perlu diwaspadai.

Di negara ini, pakaian dalam bekas marak diperdagangkan di pasar loak karena sebagian besar penduduknya memang sangat miskin.

Oleh karena itu untuk melindungi warga dari berbagai risiko tersebut, pemerintah Zimbabwe resmi melarang jual beli pakaian dalam bekas. Tidak hanya yang diperdagangkan secara komersial, tetapi juga pakaian dalam hasil sumbangan dari negara-negara berkembang.

@http://health.detik.com/

One thought on “Dilarang Jualan Celana Dalam Bekas di Zimbabwe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s