Penyebab penis bengkok?


Pria selalu khawatir dengan alat vitalnya. Banyak yang merasa kemaluannya bengkok alias tidak bisa lurus. Kalau mau tahu bengkok atau tidak, ikuti fakta berikut. Tapi jangan keburu panik dulu. Lebih baik simak 4 fakta yang perludiketahui tentang penyakit Peyronie seperti dikutip dari menshealth berikut ini.

1. Apa penyebab penis bengkok?

Penyakit Peyronie terjadi karena adanya plak yang menumpuk di penis Anda. Biasanya saat pertama kali muncul, penyakit ini dianggap sebagai peradangan lokal yang kemudian berkembang menjadi jaringan parut yang mengeras dan mengurangi fleksibilitas serta menyebabkan penis Anda membengkok saat ereksi.

“Penyakit Peyronie sering didapatkan dari cedera saat berhubungan seksual,” terang Dr Carson.

Namun secara realistis, apapun yang bisa menyebabkan trauma vaskular atau mencederai penis seperti aktivitas atletik atau kecelakaan juga bisa disalahkan untuk itu, tambahnya.

2. Bagaimana penyakit ini mempengaruhi kejantanan pria?

Setelah jaringan parut mulai mengeras dan menjadi plak, jaringan itu menyebabkan poros penisnya melengkung karena bagian itu tak lagi seelastis bagian penis lainnya.

“Lengkungannya bisa mencapai hampir 90 derajat,” kata Dr Carson. “Dan penis yang biasanya membutuhkan pengobatan memiliki kelengkungan 30 derajat atau lebih.”

3. Bisakah kondisi ini mengganggu kehidupan seks?

“Bisa saja begitu. Hal pertama yang terlihat adalah ketika ereksi penis terasa menyakitkan sehingga lebih sulit untuk digunakan berhubungan seksual dengan pasangan Anda,” tandas Dr. Carson.

Tapi nyeri yang terjadi saat ereksi itu biasanya hanya berlangsung selama 4-6 bulan pertama. Jadi kebanyakan pria yang mengalaminya bisa terus berhubungan seksual, tapi rasanya kurang menyenangkan, kata Dr. Carson.

4. Apa pilihan pengobatan terbarunya?

Sayangnya, belum ada obat oral disetujui dan benar-benar efektif untuk mengatasinya, timpal Dr. Carson. Pasien biasanya memakai Potaba, obat yang sudah ada di pasaran namun belum dibuktikan efektivitasnya oleh FDA.

“Ketika pengobatan oral tidak mempan, biasanya para dokter merekomendasikan obat lain yang bernama Interferon, namun penggunaannya dengan cara disuntikkan,” jelas Dr. Carson. Tetapi sekali lagi, Interferon tidak dapat menjamin kesembuhannya.

@http://health.detik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s