Nekat Bikin Tato Belalai Gajah di Kelaminnya


https://allaboutmens.wordpress.comTato memang bisa ‘dilukiskan’ di bagian tubuh mana saja, termasuk bagian-bagian tubuh paling ekstrem seperti penis. Meski sudah diperingatkan akan bahaya tato di alat kelamin, seorang pria masih nekat ingin membuat gambar belalai gajah di penisnya. Astaga!

Seorang pria asal Kroasia nekat ingin mentato alat kelaminnya dengan gambar belalai gajah, meski staf salon tempat ia mentato sudah memperingatkan rasa sakit yang akan ia terima nantinya.

Staf di salon tato JoJo&Kenfa juga sudah memperingatkan pria yang tidak disebutkan namanya tersebut, bahwa ia setidaknya harus 10 kali bolak balik ke salon untuk mengobati rasa gatal yang menyakitkan akibat tato yang dibuat di alat kelamin.

“Dia masih bersikeras dan kami akhirnya membuat tato di batang penisnya,” jelas seorang karyawan salon JoJo&Kenfa pada tabloid 24 Sata, seperti dilansirCroatiantimes.

Menurut sang karyawan, ini merupakan tato paling aneh yang pernah salonnya kerjakan.

“Kami mencoba memberitahu orang-orang bahwa sulit untuk menghapus (tato) nantinya, tapi mereka masih pergi untuk tato yang mereka inginkan,” tambah karyawan tersebut.

Risiko paling besar mentato penis adalah terjadinya ereksi priapism, yakni kondisi ereksi yang berlangsung selama lebih dari 4 jam tanpa adanya rangsangan seksual dan biasanya bersifat menyakitkan.

Seperti dikutip dari Webmd, ereksi priapism terjadi jika darah di penis terjebak dan tidak mampu mengalir. Kondisi ini dapat terjadi pada semua kelompok umur termasuk bayi yang baru lahir. Jika tidak segera diobati maka bisa menyebabkan jaringan parut dan disfungsi ereksi (impotensi) permanen.

Selain itu, tato penis bisa merusak organ kelamin pria bila dilakukan secara tradisional. Alasannya terdapat pada jarum dan tinta yang digunakan, serta tidak adanya kontrol dari kedalaman jarum.

Jika jarum untuk tato dan peralatan tidak disterilisasi dalam autoklaf setelah digunakan, memungkinkan para pengguna jarum tato juga dapat tertular hepatitis B atau C, TBC, mycobacterium, sifilis, malaria, HIV atau bahkan lepra.

@http://health.detik.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s