Pria memang lebih cepat ejakulasi saat masturbasi


https://allaboutmens.wordpress.com

Kebiasaan masturbasi pria tak selalu dipandang sebagai kegiatan iseng dan buang-buang waktu semata. Sebab peneliti menyebut justru sperma bermutu didapat dari kegiatan ini.

Seperti diketahui, saat masturbasi, pria biasanya menggunakan stimulasi atau rangsangan dari video porno dan foto-foto yang ada di majalah dewasa. Jarang ditemukan pria melakukan kegiatan masturbasi dengan memanfaatkan foto istrinya sendiri.

Hal ini mendorong tim peneliti dari The College of Wooster, Ohio untuk melakukan riset mendalam tentang kebiasaan masturbasi pada pria. Mereka lantas meminta 21 sukarelawan untuk merancap dengan memanfaatkan beberapa video porno yang telah mereka persiapkan.

Masing-masing sukarelawan diminta untuk merancap selama 15 hari berturut-turut. Namun mereka tidak diperkenankan minum alkohol serta melakukan aktivitas seksual lain 48 jam sebelum masturbasi.

Ternyata peneliti berhasil membuktikan bilamana pria memang lebih cepat ejakulasi saat masturbasi dengan stimulus wanita yang tidak ia kenal. Volume dan jumlah sperma berkualitas yang dihasilkan juga lebih banyak daripada melakukan aktivitas seks biasa.

“Bukan berarti kami mengatakan jika seleksi alam pria menjadikannya mudah selingkuh. Tetapi hal ini memunculkan spekulasi bahwa perselingkuhan mungkin juga terjadi di masa lalu,” terang salah satu peneliti Dr Laura K Sirot seperti dikutip dari Huffington Post, Kamis.

Oleh karena itu, lanjut Sirot, pria berevolusi menjadi makhluk yang lebih mudah berhubungan seksual atau bahkan menghamili wanita yang bukan pasangannya.

Hanya saja dari hasil temuannya itu, Sirot merasa hal ini dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi serta mengatasi kemandulan pada pria sejak dini.

Rekan peneliti Sirot, Paul N Joseph menjelaskan pria dengan masalah kesuburan yang datang untuk berkonsultasi ke dokter biasanya akan diminta untuk menyediakan sampel sperma dengan cara masturbasi

“Karena mereka pakai video porno, ejakulasi yang terjadi di klinik kesuburan bisa jadi menghasilkan sperma dengan kualitas yang lebih baik, dan dari situ kita bisa mengungkap potensi masalah kesuburan yang dimiliki pasien,” paparnya.

sumber : http://health.detik.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s