Sekarang Pria Tak Perlu Ereksi untuk Bisa Klimaks


Dari kegemarannya melakukan masturbasi rupanya menginspirasi Adam Lewis untuk menciptakan mainan seks yang lain dari yang lain. Ide tentang mainan seks ini muncul lima tahun lalu.

“Saat itu saya sedang di atas tempat tidur, tiba-tiba saja terlintas dalam benak saya untuk menggunakan getaran sebagai stimulan untuk pria. Kebetulan saya biasa membuat ‘perangkat’ sendiri dan menggunakannya sendiri. Saya kira jika saya menyukai sensasinya, pria lain tentu juga berpikir demikian,” katanya.
Oleh Lewis, ide ini disampaikan kepada rekannya, Julia Margo. Keduanya melihat peluang dari produk ini karena pasaran mainan seks di dunia lebih banyak ditujukan untuk kaum wanita. Ditambah lagi, dari hasil riset yang dilakukan Margo, dipastikan di dunia ini belum ada yang pernah membikin vibrator untuk pria.

Di tahun 2013, Lewis dan Margo lantas mendirikan sebuah perusahaan bernama Hot Octopuss agar vibrator yang kemudian diberi nama ‘Pulse’ ini dapat diproduksi dan dipasarkan secara luas.

Lewis menjelaskan cara memakai Pulse sangatlah mudah, penis tinggal diselipkan ke dalam vibrator, seperti halnya memakai kaus kaki atau sarung tangan.

Cara kerja vibrator buatannya didasarkan pada konsep dari Penile Vibratory Stimulation (PVS), sebuah metode khusus yang digunakan untuk membantu pria dengan cedera tulang belakang agar bisa memperoleh ejakulasi.

Jadi berbeda dengan vibrator pada umumnya, vibrator bikinan Lewis memiliki mekanisme seperti piston mobil yang memicu munculnya sensasi naik-turun, tanpa perlu memaksa tubuh ikut bekerja. Berdasarkan sejumlah penelitian, metode PVS dapat menciptakan orgasme yang sangat kuat bagi pria.

Terobosan baru ini juga diklaim dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi pada mereka yang memiliki gangguan mobilitas, HIV, dan kecacatan fisik lain, sebab vibrator ini dapat mendorong terjadinya ejakulasi tanpa perlu ereksi terlebih dahulu. Kendati demikian, Lewis memastikan produknya dapat dimanfaatkan oleh pria maupun wanita.

Di sisi lain, Lewis berharap produk ciptaannya dapat menghapuskan stigma pada pria yang menggunakan mainan seks.

“Apa salahnya pria menggunakan mainan seks, sedangkan wanita bisa membicarakannya secara terbuka. Dengan adanya Pulse, saya berharap persepsi orang tentang seks juga berubah dan mereka bisa membicarakan apapun yang mereka inginkan saat bercinta, tak peduli berapapun usia Anda dan bagaimana kondisi fisik Anda,” tekadnya seperti dikutip dari Mirror.

sumber : http://health.detik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s