Yang Dibenci Pria Saat Seks Oral


 

tumblr_ohaqimxqfv1tuh4e9o1_r1_250

Sebagai sebuah variasi bercinta, seks oral sebenarnya banyak diminati terutama oleh kaum lelaki. Namun ada beberapa hal yang membuat para lelaki lebih memilih menghindari variasi ini.

Seks oral merupakan aktivitas bercinta yang melibatkan kontak antara mulut dan organ genital. Pada pasangan heteroseks, dikenal ada 2 jenis seks oral berdasarkan siapa yang memberikan stimulasi.
Jenis pertama adalah cunnilingus, yakni lelaki memberikan rangsangan pada organ genital pasangannya dengan mulut maupun lidahnya. Sebaliknya, pada fellatio perempuan menjadi pihak yang aktif memberikan rangsangan pada organ genital pasangannya.

Nah, pada fellatio ada beberapa hal yang tidak disukai oleh lelaki. Hal-hal tersebut adalah sebagai berikut,

1. Kontak dengan gigi
Jangankan sampai tergigit, sekedar merasakan ada benda sekeras gigi menyentuh kemaluan sudah membuat para lelaki merasa tidak nyaman. Kadang-kadang tidak terlalu sakit sebenarnya, tetapi benar-benar terasa tidak nyaman. Bagi lelaki, kontak dengan gigi saat seks oral tidak pernah bisa diterima.

2. Terlalu lama di ujung
Ujung penis termasuk paling peka, tetapi bukan satu-satunya bagian yang butuh dirangsang. Rata-rata kemaluan lelaki mempunyai panjang antara 10-15 cm, seluruhnya dipenuhi saraf-saraf yang sangat peka terhadap sentuhan. Terlalu fokus memberikan rangsang di bagian ujung bisa membuat pasangan merasa geregetan, kemudian ilfeel alias ilang feeling.

3. Melupakan handjob
Variasi apapun yang dilakukan saat bercinta, pada dasarnya harus memberikan sensasi semirip mungkin dengan hubungan seks yang sesungguhnya. Penetrasi penis ke dalam vagina, bagaimanapun tidak mungkin sama persis dengan penetrasi ke dalam mulut dengan rongga yang begitu besar. Untuk memberikan sensasi jepitan ‘penuh’, kadang tetap butuh genggaman tangan pada batang Mr P. Variasikan dengan gerakan yang seirama antara tangan dan mulut.

4. Meludah sembarangan
Walaupun ada banyak artikel menyebutkan bahwa menelan sperma tidak berbahaya, atau bahkan bermanfaat, kenyataannya cairan tersebut bukan sesuatu yang terasa nyaman saat berada di mulut. Banyak perempuan merasa perlu untuk sesegera mungkin mengeluarkannya. Bukan hanya sperma, tetapi juga cairan-cairan semen atau precum.

Meludah untuk membuang cairan-cairan tersebut bukan sebuah larangan, jijik itu sangat manusiawi. Namun meludahkannya sembarangan tidak hanya memberi kesan jorok, tetapi mengesankan adanya perasaan sangat terpaksa saat seorang perempuan memberikan seks oral pada pasangannya. Bagaimanapun, lelaki kadang mengharapkan situasi yang sama-sama nyaman.

sumber : http://health.detik.com/

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s