Frekuensi Masturbasi yang ‘Normal’?


tumblr_nogq4kk08g1rq5h24o1_500

Asal dilakukan secara higienis, masturbasi tidak dilarang dokter. Masturbasi juga kerap disebut sebagai aktivitas yang sering dilakukan para pria. Lantas, adakah frekuensi masturbasi yang dianggap normal?
“Tidak ada kata normal terkait jumlah masturbasi yang dilakukan. Beberapa orang sering melakukannya, beberapa jarang melakukannya, bahkan ada yang tidak melakukannya sama sekali,” tutur psikolog klinis sekaligus terapis seks dr Jason Winter, PhD.

Menurut Winter, hal terpenting adalah masturbasi tidak perlu dikhawatirkan jika dilakukan secara teratur asal tidak menjadi strategi coping untuk mengatasi masalah, atau mulai mengganggu kehidupan Anda.

Ketika masturbasi sudah menjadi kebiasaan yang membuat Anda kehilangan aspek penting kehidupan misalnya enggan pergi ke sekolah, malas bekerja dan berekreasi, serta tidak tertarik lagi berhubungan intim dengan pasangan, Winter menegaskan perlu adanya evaluasi dan bantuan dari tenaga ahli.

“Masturbasi layaknya perilaku lain seperti menonton TV, browsing internet, atau main video game. Dalam moderasi, kegiatan itu baik. Tapi jika sudah dilakukan di luar kendali maka pertanda ada masalah mendasar yang perlu segera ditangani,” tambah Winter, dikutip dari Ask Men, Senin.

Menurut pengalaman Winter, beberapa orang melakukan masturbasi untuk mengatasi stres, cemas, perasaan sedih, kesepian, dan masalah dalam hubungan. Dikatakan Winter, pada kondisi seperti itu, masturbasi bisa saja membawa manfaat bagi orang yang melakukannya.

“Tapi jika Anda melakukannya sampai melupakan aspek lain kehidupan, itu sudah masuk kategori berlebihan yang bisa berakibat pada penurunan performa seks dan ketertarikan akan seks, meningkatkan kecemasan, rasa malu, dan kesepian,” tutur Winter.

Sekarang udah tau kan, masturbasi sebaiknya tidak dilakukan setiap hari. jangan ragu menuliskan pengalaman kalian di kolom komentar.

sumber : http://health.detik.com

2 thoughts on “Frekuensi Masturbasi yang ‘Normal’?

  1. Haha mantap gan,post yng ini meluruskan pandangan pada post sebelumnya. Ohiya gan,bagaimana caranya agar saat ejakulasi sperma bisa “nembak” seperti di film2 biru?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s