9 Bintik pada Penis


tumblr_nogpo4frfr1rq5h24o1_500

Seringkali, para pria menjadi khawatir ketika menemukan terdapat bintik atau bintil yang muncul pada penis.Karena tidak sedikit bintik atau bintil yang muncul merupakan gejala atau tanda dari penyakit dan kondisi yang berbahaya. Jika demikian, tentu akan mengganggu rutinitas kehidupan, diantaranya terganggunya keberlangsungan kesehatan hubungan seksual.

Apa saja sebenarnya yang dapat menyebabkan terjadinya bintik atau bintil pada penis? berikut penjelasan penyebab-penyebab kondisi bintik di penis : 

1. Hirsutis Corona Glandis (Pearly Penile Papules)

Bagaimana gejala dan tanda bintik di penis yang mengindikasikan kondisi Hirsutis Corona Glandis (Pearly Penile Papules)? Berikut penjelasannya:

Hirsutis Corona Glandis (Pearly Penile Papules) biasanya diiring dengan munculnya:

  • bintik-bintik berbentuk kubah atau runcing,
  • diameternya kurang dari 0,5 cm,
  • sewarna kulit atau terlihat keputihan
  • biasanya berlokasi di kepala penis.

Biasanya tersusun mengelilingi kepala penis dalam beberapa baris. Bintik-bintik ini tidak berbahaya dan merupakan varian normal. Bintik-bintik ini tidak ditularkan melalui hubungan seksual.

2. Moluskum Kontagiosum

Bintik-bintik berbentuk kubah dengan lekukan di bagian tengahnya, diameternya dapat < 0,5 cm sampai berukuran sebesar biji jagung. Sewarna kulit atau kadang keputihan seperti lilin. Dapat terletak di mana saja sepanjang penis dan di daerah sekitar kemaluan. Penyakit ini ditularkan melalui hubungan seksual dan disebabkan oleh virus poks.

Moluskum kontagiosum menyebabkan gejala terbentuknya papul yang cukup banyak. Papul merupakan benjolan yang berbatas tegas, licin, berbentuk kubah dan sewarna dengan kulit. Ukuran dari papul ini bervariasi, biasanya antara 2-6 milimeter. Di bagian tengah benjolan seringkali terdapat lekukan kecil yang berisi bahan seperti nasi dan berwarna putih, yang merupakan ciri khas untuk moluskum kontagiosum. Papul ini dapat meradang secara spontan ataupun karena trauma akibat garukan. Papul yang meradang memberikan gambaran benjolan yang merah, dan hangat.

Moluskum kontagiosum merupakan infeksi virus pada kulit yang umum terjadi pada anak-anak. Infeksi kulit yang terjadi berupa papul (benjolan licin dan sewarna kulit), tidak nyeri dan dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam waktu setahun. Penyakit ini mudah menular, namun hanya menyerang kulit tidak menyerang organ-organ dalam. Cara penularan yang biasa terjadi adalah lewat kontak langsung maupun kontak dengan benda lain yang terkontaminasi.

Moluskum kontagiosum dapat ditemukan di seluruh dunia, dengan angka kejadian paling tinggi di negara tropis. Walaupun biasanya terjadi pada anak-anak, penyakit ini dapat menyerang orang dewasa. Pada anak-anak, biasanya menyerang kulit di wajah, punggung, kaki dan tangan, sedangkan pada orang dewasa dapat menyerang daerah genital (kemaluan). Penyakit ini menyebar dengan cepat pada suatu komunitas yang padat, higienis kurang dan kurang mampu.

3. Herpes Genitalis (Herpes Simpleks)

Bintil-bintil berisi cairan jernih  atau bernanah, berkelompok di atas kulit yang memerah. Jika pecah maka akan terasa nyeri. Dapat disertai dengan demam, rasa lemas dan tidak nafsu makan. Penyakit ini merupakan infeksi menular seksual dan disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe II.  Namun, pada pelaku seksual oral, infeksi  di daerah genitalia dapat juga disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe I.

Virus herpes memiliki masa inkubasi 3-5 hari, setelah itu pada daerah kemaluan akan timbul gerombolan vesikel, di atas kulit kemerahan dan dirasakan nyeri, bila pecah meninggalkan bekas. Sering disertai pembesaran kelenjar yang nyeri.Setelah terjadinya infeksi pertama, yang ditandai dengan timbulnya gelembung berkelompok berisi cairan yang terasa nyeri di mukosa mulut, wajah atau alat kelamin, maka virus tersebut akan bermigrasi masuk ke dalam saraf tepi dan akan terus menetap (berdormansi) di saraf tersebut hingga suatu saat virus tersebut aktif kembali. Pengaktifan kembali virus tersebut dapat terjadi akibat penurunan daya tahan tubuh, infeksi, stress, trauma (kecelakaan), dll. Penularan terhadap orang sekitar dapat terjadi saat infeksi HSV sedang aktif, yaitu pada saat terdapat keluhan berupa gelembung berkelompok berisi cairan yang terasa nyeri. Penyakit sembuh dalam 2-3 minggu. Penyakit ini tidak mengancam nyawa pada orang dewasa namun sering kumat, timbul pada tempat yang sama dan biasanya lebih ringan dari gejala infeksi pertama. Penularannya hampir selalu terjadi melalui hubungan seksual.

Faktor yang mempengaruhi kekambuhan biasanya adalah kelelahan fisik dan stress mental, atau infeksi sistemik lainnya. Hubungan seksual berganti-ganti pasangan meningkatkan kemungkinan terkena. Wanita hamil yang menderita herpes dapat menginfeksi bayinya. Bayi yang lahir dengan herpes dapat meninggal atau mengalami gangguan pada otak, kulit atau mata. Bila pada kehamilan timbul herpes genital, hal ini perlu mendapat perhatian serius karena virus dapat melalui plasenta sampai ke sirkulasi fetal serta dapat menimbulkan kerusakan atau kematian pada janin.

Penanganan
Terapinya secara umum adalah menjaga kebersihan daerah kemaluan dan menghindari trauma atau faktor pencetus. Belum ada pengobatan yang memuaskan untuk penyakit ini.  Obat anti virus biasanya efektif dalam mengurangi frekuensi dan durasi (lamanya) timbul gejala karena infeksi HSV-2.

4. Infeksi Jamur (Balanitis Kandida)

Bintil-bintil berdinding tipis dan berisi cairan nanah. Lokasinya biasanya terletak di daerah kepala penis dan lekukan kepala penis.

Penyakit ini disebabkan karena infeksi jamur dan didapatkan dari kontak seksual dengan pasangan yang mengalami infeksi jamur.

Jadi, sangat disarankan untuk berhati-hati bagi Anda yang mempraktikkan gaya hidup seks bebas. Risiko dari

Penanganan IMS ini sebenarnya harus segera, supaya infeksi yang terjadi tidak naik ke organ reproduksi atas dan menyebabkan ketidaksuburan atau dalam kasus HIV, menyebabkan kematian.

Maka, ada 3 hal yang harus segera dilakukan:

  1. Segera mencari pertolongan medis. Jangan bertanya pada teman atau diobati sendiri dengan dosis dan aturan pakai yang salah karena nanti dapat menyebabkan penyakit lebih parah dan harus diobati dengan obat yang lebih kuat.
  2. Jujur dengan dokter. Terbuka mengenai riwayat aktivitas seksual dengan segera kepada dokter agar dokter dapat segera menelusuri penyebab masalah kesehatan dan dapat memberikan pengobatan yang tepat.
  3. Terbuka dengan pasangan. Pada saat pengobatan perlu jujur dengan pasangan, karena partner seksual juga perlu diobati agar tidak terjadi infeksi berulang. Selain itu, hal ini menyangkut pantangan saat pengobatan yaitu tidak boleh berhubungan sama sekali selama pengobatan

5. Hand-Foot-and-Mouth Disease

Bintil-bintil berisi cairan jernih di atas daerah yang kemerahan. Biasanya tidak terdapat di daerah genitalia, namun pada beberapa kasus ditemukan juga pada daerah genitalia. Kelainan dapat ditemukan juga di daerah lain seperti di lidah, rongga mulut, bokong, tangan dan kaki. Biasanya disertai dengan demam. Penyakit ini disebabkan oleh virus Coxsakie. Anak < 10 tahun lebih mudah terkena. Orang dewasa biasanya tertular dari anak-anak anggota keluarga di rumah.

Hand, foot and mouth disease (penyakit kaki,tangan dan mulut/HFMD) atau sering dikenal sebagai Flu Singapura merupakan penyakit infeksi virus akut yang disebabkan oleh virus famili Picornaviridae dari genus Enterovirus.

Virus yang paling sering menjadi biang keladi penyakit ini memiliki nama coxsackievirus A16 yang merupakan bagian dari suatu kelompok virus yang disebut enterovirus. “Anggota” enterovirus yang lain juga dapat menyebabkan penyakit ini, namun sebagian besar kasus Penyakit Kaki, Tangan, dan Mulut tidak serius. Walaupun demikian salah satu jenis enterovirus, yaitu enterovirus 71 dapat menyebabkan keadaan yang lebih berat atau ada komplikasi, bahkan sampai meninggal.

Walaupun jarang, penyakit ini juga dapat menyerang remaja dan orang dewasa. Namun, karena infeksi yang pertama kali dapat menimbulkan kekebalan atau imunitas, orang dewasa dan anak yang lebih tua, lebih kecil risiko terserang penyakit ini. Virus dapat menyebar sampai berminggu-minggu setelah tanda dan gejala menghilang. Beberapa orang yang mengekskresi virus tersebut, bisa tidak menujukkan tanda atau gejala Penyakit Kaki, Tangan, dan Mulut.

6. Skabies

Adalah kelainan dapat berupa bintik-bintik kemerahan atau bintil-bintil berisi cairan jernih atau nanah. Terasa gatal terutama di malam hari. Ditularkan dalam kelompok oleh parasit Sarcoptes scabiei. Daerah lain yang dapat terkena adalah sela jari tangan, pergelangan tangan bagian dalam, siku bagian luar, lipat lengan bagian dalam, pusar, bokong dan perut bagian bawah.

Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau (mite) Sarcoptes scabei, yang termasuk dalam kelas Arachnida. Tungau ini berukuran sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop atau bersifat mikroskopis. Penyakit ini mudah menular dari manusia ke manusia , dari hewan ke manusia dan sebaliknya.

Scabies mudah menyebar baik secara langsung melalui sentuhan langsung dengan penderita maupun secara tak langsung melalui baju, seprai, handuk, bantal, air, atau sisir yang pernah digunakan penderita dan belum dibersihkan dan masih terdapat tungau Sarcoptesnya.

Scabies menyebabkan rasa gatal pada bagian kulit seperti sela-sela jari, siku, selangkangan. Scabies identik dengan penyakit anak pondok. penyebabnya adalah kondisi kebersihan yang kurang terjaga, sanitasi yang buruk, kurang gizi, dan kondisi ruangan terlalu lembab dan kurang mendapat sinar matahari secara langsung. Penyakit kulit scabies menular dengan cepat pada suatu komunitas yang tinggal bersama sehingga dalam pengobatannya harus dilakukan secara serentak dan menyeluruh pada semua orang dan lingkungan pada komunitas yang terserang scabies, karena apabila dilakukan pengobatan secara individual maka akan mudah tertular kembali penyakit scabies.

7. Kutil Kelamin (Kondiloma Akuminata)

Bentuknya dapat merupakan bintik-bintik pada kepala penis sampai dengan benjolan dengan permukaan berjonjot dan bertangkai. Warnanya kemerahan hingga kehitaman. Penyakit ini disebabkan oleh virus papiloma humanus(HPV = Human Papiloma Virus) dan ditularkan melalui hubungan seksual.

Kutil ini merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual dan bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker mulut rahim pada wanita. Selain itu, wanita hamil yang terinfeksi HPV dapat menularkan virus ke bayinya saat proses kelahiran bayi.

Untuk kutil di daerah genital, sebaiknya periksakan ke dokter. Jangan mencoba kutil jenis ini dengan obat yang dijual bebas, karena umumnya obat yang dijual bebas bukan untuk digunakan pada jaringan yang lembab di sekitar area genitalia.

8. Granuloma Piogenik

Adalah lesi pembuluh darah di kulit yang tampak sebagai penonjolan berwarna merah, coklat atau biru-hitam, disertai pembengkakan. Kelainan dapat berupa bintik berukuran < 0,5 cm hingga benjolan > 1cm bewarna merah terang dan cenderung mudah berdarah.

Penyebab yang pasti tidak diketahui, tetapi granuloma piogenik seringkali muncul setelah terjadinya cedera pada kulit.

9. Kanker (Karsinoma Sel Skuamosa)

Kelainan dapat berupa bintik berukuran < 0,5 cm hingga benjolan > 1cm, dapat berbentuk kubah atau berjonjot. Seringkali terdapat pada kepala penis.

Berbagai kelainan ini baru dapat didiagnosis dengan wawancara medis mendetil dan pemeriksaan langsung. Melalui wawancara medis dan pemeriksaan langsung, dokter akan menentukan apakah keluhan bintik atau bintil pada penis termasuk jinak atau berbahaya. Untuk itu, pastikanlah setiap pria selalu memperhatikan kesehatan penisnya dengan rajin membersihkan penis dan menghindari kondisi yang membuat area genitalia terlalu lembab seperti penggunaan pakaian dalam dan celana yang terlalu ketat. Berkonsultasilah dengan dokter jika Anda mengalami keluhan yang mengkhawatirkan.

Gimana udah cek bintik-bintik yang ada di penis kalian belum? jangan ragu untuk menuliskan pengalaman kalian di kolom komentar.

sumber : http://www.klikdokter.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s