Apakah seks anal aman dilakukan?


https://allaboutmens.wordpress.com

Seks anal atau hubungan intim melibatkan anus kini bukan lagi perbincangan kaum LGBT semata, karena pasangan heteroseksual pun mulai banyak yang terang-terangan mengaku menikmatinya. Lantas, apakah seks anal aman dilakukan?

Seksolog kenamaan Amerika Serikat, Dr. Laura Berman, mengatakan bahwa seks anal umumnya diakui aman oleh mereka yang melakukannya. Dari segi medis pun, seks anal belum terbukti membahayakan tubuh. Namun menurutnya, perlu diingat bahwa peruntukan anus bukanlah untuk kegiatan seksual, jadi masih ada kemungkinan risiko bagi fungsionalitasnya.

Seperti halnya vagina, anus tidak memiliki lubrikasi alami sehingga akan menimbulkan rasa nyeri ketika melakukan seks anal. Namun berbeda dari vagina, anus terletak di bagian tubuh yang memiliki cukup banyak sensor syaraf atau biasa disebut sebagai ‘kawasan’ G-Spot. Itulah mengapa banyak pengakuan bahwa seks anal memberikan sensasi tersendiri yang bahkan tidak jarang memperpanjang durasi dalam berhubungan intim.

Selain tidak memiliki lubrikasi alami, anus juga tidak memiliki ‘benteng’ terhadap masuknya kuman dan virus seperti yang dimiliki oleh vagina. Oleh sebab itu, risiko penyebaran penyakit menular seks (PMS) cukup besar terjadi pada kegiatan seks anal. Inilah yang mendasari gencarnya kampanye penggunaan kondom pada kegiatan seks anal, yakni untuk meminimalisir penyebaran PMS.

 Jadi, apakah boleh melakukan seks anal?

Bagi masyarakat Indonesia, hal ini cukup tabu. Namun jika dilihat dari kacamata kehidupan seksual modern, seks anal dianggap sebagai bagian dari variasi yang dapat memperkuat keintiman dalam berkegiatan seksual. Berikut adalah saran dari Dr. Laura Berman dalam melakukan seks anal yang aman.

– Disarankan melakukan ‘eksplorasi’ terlebih dahulu, yakni meminta izin pasangan untuk memijat perlahan area lubang anus yang bertujuan sedikit melonggarkannya.

– Pastikan tubuh Anda dan pasangan dalam keadaan rileks, karena jika dalam kondisi tegang, maka akan menyulitkan kegiatan seks anal.

– Untuk membuat kondisi anus rileks, Anda dapat memijatnya dengan menggunakan handuk hangat.

– Jangan melakukan seks anal dengan tergesa-gesa karena akan berisiko melukai anus.

– Hal terpenting, jangan meneruskan seks anal jika ada yang mulai mengeluhkan rasa nyeri tidak tertahankan. Jika dipaksakan, dikhawatirkan akan merusak anus.

sumber : http://www.esquire.co.id/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s