Bentuk Penis Normal untuk Orang Indonesia


14718685_1797875670481239_3030716949949350347_n

Bentuk penis pada cowok memiliki banyak ragam dan ukuran sesuai rasnya, kamu bisa mengintipnya. Tapi belum banyak yang puas, nih untuk mengetahui seperti apa sih sebenarnya bentuk penis yang normal menurut pendapat dokter?

“Bentuk penis yang normal itu kalau untuk orang Indonesia, ukurannya rata-rata 7-9 cm saat relaksasi dan 13 cm saat ereksi. Kalau warna penis yang normal itu seperti warna kulit saja. Namun memang biasanya ada yang lebih kehitaman, tapi tidak hitam pekat,” ujar dr Indra G Mansur, SpAnd, dari Klinik Imunologi dan Kesehatan Reproduksi Sayyidah Pondok Kelapa, seperti dikutip dari 4dgi.

Fakta lain yang dinyatakan oleh dr Indra, soal penis adalah dia memberitahukan pemahamam tentang letak penis yang selama ini dipahami menempel pada tulang kemaluan. Padahal yang menempel sebenarnya adalah jaringan ikat yang melindungi penis tersebut.

Adapun dari segi pengembangan bentuk, normalnya penis tidak akan mengalami perubahan yang signifikan. “Yang berubah itu paling ukurannya, itu pun hanya sampai usia 20 tahun saja,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS, spesialis andrologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali menyebutkan bahwa normalnya penis berbentuk hampir sama pada setiap laki-laki, yaitu silindris dengan bagian kepala, leher, dan batang.

Dalam keadaan ereksi, penis tidak harus dalam keadaan lurus. Sebagian besar mengalami deviasi atau pembengkokan ke kiri atau kanan. Selama penis masih bisa berfungsi dengan baik (maksudnya penis masih sensitif dan keluarnya sperma nggak terhambat gara-gara penis nggak lurus), ya nggak apa-apa. Kecuali kalo bengkoknya ekstrim banget (sampe kayak mau patah) dan pas ereksi terasa sakit. Nah, kalo itu bia jadi kamu kena serangan peyronies disease alias penyakit penis bengkok.

Bengkok Normal Begini!

Penis normalnya juga terdiri dari tiga rongga yakni dua batang korpus kavernosa di kiri dan kanan atas, sementara di tengah bawah ada bagian yang disebut korpus spongiosa. Bagian ini disebutkan oleh dr Nugroho Setiawan SpAnd, memberi pengaruh mengapa ada penis yang bentuknya bengkok saat ereksi.

“Dia (penis -red-) bengkok berarti ada jaringan parut di bonggol korpus karvenosa ini. Kenapa dia bisa muncul parut, mungkin luka atau mungkin dibuat luka, atau mungkin ada tindakan dokter menyuntik, jadi ada tumbuh jaringan parut dan bengkok saat ereksi,” papar dokter spesialis andrologi RSUP Fatmawati ini kepada AAM.

Senam Kegel yang selama ini sering dilakukan dengan harapan bisa memperbaiki otot, menurut dr Nugroho justru tidak akan menyebabkan perubahan pada bentuk.

“Hanya ototnya saja. Senam Kegel membuat otot-otot di dasar panggul kita kuat sehingga akan lebih baik,” terangnya, kalo pas udah sah dan boleh “bergerak” di sana! Sabar ya, guys, cari info aja dulu!

Sumber :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s