Mencukur Bulu Kemaluan?


13700186_1754254361510037_5645774304926080481_n

Banyak hal-hal baru yang muncul seiring dengan umur kamu yang terus bertambah. Hal baru itu biasanya emang bikin kamu jadi merasa aneh, nggak nyaman, dan penasaran untuk cari tahu. Gitu juga sama hal-hal baru yang muncul di tubuh kamu kayak rambut di sekitar kemaluan.

Kalau rambut di daerah ketiak aja bisa dicukur, kira-kira perlu melakukan hal yang sama kayak ke rambut di sekitar kemaluan nggak, ya? Apa sih yang akan terjadi kalau rambut di daerah itu dicukur?

Gatal dan kemerahan
Ketika kamu mencukur rambut, kulit yang tipis di sekitar akan rambut akan teriritasi dan menjadi kemerahan. Bukan cuma itu aja, ketika rambut baru nanti tumbuh, kamu juga harus siap-siap menghadapi rasa gatal yang bikin kamu nggak bisa duduk. Mau ngerasain kayak gitu?

Memperbesar kemungkinan penyakit
Ketika rambutnya dicukur, kamu menghilangkan perlindungan pertama yang disiapkan tubuh, loh! Gini, rambut itu baik di daerah mata maupun kemaluan tugasnya mempersulit bakteri untuk masuk. Jadi, kalau dicukur, kemungkinan penyakit kelamin kayak gonorrhea dan juga chlamydia untuk menyerang mamu akan lebih bersar.

Luka
Di bagian yang lembab dan juga tertutup, luka susah banget sembuh, loh! So, kalau tiba-tiba alat pencukur kamu kepeleset dan… umm nggak usah diterusin ddeh. Bayangin sendiri aja, ya!

Daripada dicukur, mending dipotong dengan rapi dan jaga kebersihannya aja, yuk!

Sumber :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s